berita utama
Kunjungi Pemondokan Kafilah MTQ, Walikot...

18 Nov 2017 | Dikunjungi sebanyak 64 kali.

  Idi Rayeuk, Aceh Timur - Walikota Banda Aceh H Aminullah Usman SE Ak MM, Sabtu (18/11/2017) mengunjungi pemondokan kafilah MTQ Kota Banda Aceh di Desa Keude Blang, Idi Rayeuk, Aceh Timur.&nb...

Ayo Kunjungi Pemeran Produk Ekonomi Krea...

17 Nov 2017 | Dikunjungi sebanyak 82 kali.

  Banda Aceh - Selama tiga hari mulai Jumat (17/11/2017) hingga Minggu (19/11) mendatang, ada pameran produk ekonomi kreatif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Taman Bustanussal...

Kafilah MTQ Banda Aceh Bertolak ke Idi

16 Nov 2017 | Dikunjungi sebanyak 132 kali.

Banda Aceh – Kafilah Kota Banda Aceh bertolak ke Idi Aceh Timur untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi ke 33 tahun 2017. Rombongan yang dipimpin Ketua Kafilah yang juga Kepala Dinas Syariat Isla...


Pameran JKPI: Banda Aceh Sabet Penghargaan Stand Teramai dan Terheboh

Ditulis oleh: Hafid Junaidi | Dikunjungi sebanyak 811 kali.
18 Apr 2017
 
Bali - Stand Kota Banda Aceh berhasil menyabet penghargaan sebagai Stand Teramai dan Terheboh dalam Pameran Kabupaten/Kota anggota Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di Lapangan Astina, Gianyar, Bali.
 
Selain Banda Aceh, stand milik Kota Bau-Bau dan Surakarta juga mendapat penghargaan yang sama dalam pameran yang digelar dalam rangka Rakernas JKPI VI. Total ada 67stand yang ikut meramaikan pameran yang juga bertepatan dengan peringatan HUT Kabupaten Gianyar ke-246 tersebut.
 
Piagam penghargaan diserahkan oleh Bupati Gianyar AA Gde Agung Bharata kepada Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal pada acara welcome dinner bersama para peserta Rakernas JKPI yang berlangsung di Puri Gianyar, Senin (17/4/2017) malam tadi.
 
Kasubbag Advokasi dan Komunikasi Setda Banda Aceh Aulia R Putra yang ikut serta dalam delegasi Banda Aceh menyebutkan, selain memamerkan kopi Aceh dan beragam produk olahan makanan, stand Kota Banda Aceh juga menampilkan foto dan video yang menggambarkan sejarah Banda Aceh.
 
“Kita memajang foto-foto festival kopi dan seni budaya yang rutin digelar di Banda Aceh. Ada juga sejumlah foto before-after tsunami yang menjadi magnet bagi pengunjung. Mereka juga sangat tertarik dengan pakaian adat Aceh yang dikenakan oleh Duta Wisata kita,” ungkapnya.
 
Sementara itu pada pagi harinya, Rakernas JKPI VI resmi dibuka oleh Ketua Dewan Pembina Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) Hasyim Jayahadikusumo di Balai Budaya Kota Gianyar. Adapun tema yang diusung yakni “Pusaka Budaya, Alam dan Saujana untuk Peradaban”. "Pada kesempatan itu juga diserahkan SK kepada anggota baru JKPI yaitu Kutai Kertanegara, Sambas, Sumbawa, Probolingga, Muna, dan Buton Utara," ungkapnya lagi
 
Ia menambahkan, Rakernas JKPI VI dihadiri oleh seluruh anggotanya yang berjumlah 58 kabupaten/kota. Para kepala daerah yang hadir antara lain Bupati Halmahera Barat, Wali Kota Banjarmasin, Bupati Gianyar, Bupati Muna, Wali Kota Banda Aceh, Wali Kota Bau-Bau, Wali Kota Surakarta, Wali Kota Ternate, dan Bupati Kutai Kertanegara.
 
"JKPI sendiri merupakan wadah koordinasi antar kabupaten/kota pusaka di Indonesia. Pada awal berdirinya di Solo tahun 2008, jumlah anggota JKPI hanya 10 kabupaten/kota. Tujuan JKPI adalah untuk membangun kerja sama dan komunikasi agar kawasan kabupaten/kota yang menjadi anggota JKPI dapat terjaga kelestariannya," pungkasnya. (Jun)

Update: 18-04-2017

Berita Terbaru

Pemerintah Kota Banda Aceh - Jl. Tgk. Abu Lam U No.7, Banda Aceh 23242 | Telp (0651)22744

Copyright © 2017 Humas Setdakota Banda Aceh