berita utama
Sekda Banda Aceh Serahkan R-KUA dan R-PP...

21 Jul 2017 | Dikunjungi sebanyak 178 kali.

Banda Aceh - Pemerintah Kota Banda Aceh ‎secara resmi menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum APBK, dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (R-KUA dan R-PPAS) 2018 kepada DPRK Ba...

Aminullah Perkenalkan Kesenian Aceh dan ...

21 Jul 2017 | Dikunjungi sebanyak 129 kali.

Malang - Walikota Banda Aceh H Aminullah Usman SE Ak MM memperkenalkan kesenian Aceh di Kota Malang. Didepan pengunjung yang memadati lokasi pentas seni budaya nusantara Apeksi XII, Kamis (20/7/2017...

Ketika Bang Carlos Alih Profesi Jadi Barista

21 Jul 2017 | Dikunjungi sebanyak 150 kali.

  Malang - Mendengar nama Aminullah Usman tentunya semua orang mengenalnya sebagai Walikota Banda Aceh dan mantan Dirut Bank Aceh. Publik juga hanya mengetahui Aminullah Usman atau yang akrab ...


Aminullah Pertajam Program Penanganan Sampah

Ditulis oleh: Afrizal | Dikunjungi sebanyak 282 kali.
12 Jul 2017

Banda Aceh – Usai dilantik menjadi Walikota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM terus melakukan kunjungan ke sejumlah instansi dalam jajaran Pemko Banda Aceh, terutama instansi yang bersifat pelayanan. Setelah sempat meninjau langsung Instalasi Pengolahan Air milik PDAM Tirta Daroy di Lambaro, Amin juga telah turun langsung ke RSU Meuraxa untuk melihat pelayanan Rumah Sakit dan kendala Rumah Sakit tersebut. Kemudian Aminullah juga telah melihat langsung pelayanan di Pelabuhan Ulee Lheue dan sempat mampir di Dinas Pariwisata. Kali ini, mantan Dirut Bank Aceh ini turun langsung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang terletak di Gampong Jawa. Di dampingi Sekdakota, Ir Bahagia DiplSE, Kepala Bappeda Ir Gusmeri, Kadis Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota Drs T Samsuar MSi serta jajarannya melakukan silaturrahmi dengan pekerja kebersihan di TPA milik Pemko tersebut untuk melihat langsung kondisi penanganan sampah.

“Volume sampah di Banda Aceh mencapai 200 Ton/hari. Yang mampu kita angkut ke TPA Regional di Blang Bintang hanya 68 Ton/hari. Artinya setiap harinya ada 132 Ton yang harus menumpuk di TPA Gampong Jawa ini. Ini yang harus kita carikan solusi,” ungkap Amin saat diwawancarai media, Rabu (12/7/2017) di lokasi TPA Gampong Jawa.

Namun, Aminullah memastikan persoalan ini akan terus dicarikan solusi dengan terus melakukan komunikasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.

“Selama ini dengan anggaran kita yang terbatas telah mampu meraih sejumlah prestasi yang kita harapkan dapat terus dipertahankan. Tapi tentunya harus dipertajam lagi dan butuh tambahan anggaran. Kita akan coba meminta bantuan Pemprov dan Pusat. Dan juga akan melakukan komunikasi dengan BUMN agar dana CSR bisa dimanfaatkan untuk mengatasi persoalan sampah,” ujar sosok yang akrab disapa Bang Carlos ini.

Langkah Awal Bersihkan Kota

Selain mencarikan solusi sampah di TPA, Aminullah juga mengungkapkan target awal dalam mengatasi sampah di gampong-gampong. Aminullah menargetkan dalam bulan ini kota Banda Aceh akan terlihat lebih bersih.

“Bulan ini kita targetkan minimal kota bersih dulu dari sampah, sambil terus mencarikan solusi penampungan sampah di TPA yang terus menumpuk,” ujar Amin.

Program Bang Carlos, sampah di gampong-gampong akan diatasi dan diselesaikan terlebih dulu sehingga Ibukota provinsi Aceh ini akan terlihat bersih. Kata Amin, pihaknya akan memaksimalkan partisipasi masyarakat dengan menyampaikan informasi kepada petugas.

“Banyak program yang bisa kita buat, seperti program polisi sampah, patroli sampah dan mengefektifkan informasi sampah,” ungkapnya.

Lanjut Amin, program-program ini akan segera dirancang dengan matang dan dalam waktu dekat akan dilaunching.  (mkk)

Fasilitas Online
Generic placeholder image

Layanan LPM

LPM (Layanan Pengaduan Masyarakat) adalah aplikasi yang dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan saran, kritik dan pengaduan melalui email dan pesan singkat terkait Kota Banda Aceh.

Kunjungi sekarang »

Generic placeholder image

Aplikasi e-Kinerja

e-Kinerja adalah aplikasi yang digunakan untuk menganalisa jabatan dan beban kerja. Aplikasi ini adalah salah satu bentuk tindak lanjut yang dilakukan Pemko Banda Aceh dalam rangka Reformasi Birokrasi.

Kunjungi sekarang »

Generic placeholder image

Layanan LPSE

LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) merupakan aplikasi e-procurement yang dikembangkan oleh Direktorat e-Procurement - LKPP dan telah digunakan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh sejak tahun 2008.

Kunjungi sekarang »

Berita Terbaru

Pemerintah Kota Banda Aceh - Jl. Tgk. Abu Lam U No.7, Banda Aceh 23242 | Telp (0651)22744

Copyright © 2017 Humas Setdakota Banda Aceh