berita utama
Satpol PP Banda Aceh Tertibkan Trotoar J...

21 Feb 2018 | Dikunjungi sebanyak 131 kali.

  Banda Aceh - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP/WH) Kota Banda Aceh menertibkan penggunaan trotoar oleh para pemilik toko di sepanjang Jalan Tentera Pelaja...

Ingin Genjot PAD, DPRD Batu Bara Study B...

19 Feb 2018 | Dikunjungi sebanyak 163 kali.

Banda Aceh – Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara melakukan study banding ke Banda Aceh. Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD, Drs Suharsono diterima Asisten Administ...

Aminullah Resmikan Lembaga Pendidikan Di...

18 Feb 2018 | Dikunjungi sebanyak 211 kali.

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman SE Ak MM meresmikan Yayasan Pendidikan Islam, Yayasan Abu Hasan Al Asy’ari Aceh (YPIAHA) yang berlokasi di Masjid Babutt...


Aminullah: Membangun Banda Aceh Melalui Pariwisata Sangat Memungkinkan

Ditulis oleh: Hafid Junaidi | Dikunjungi sebanyak 573 kali.
11 Oct 2017

Banda Aceh - Membangun Kota Banda Aceh melalui sektor pariwisata sangat memungkinkan mengingat di Ibukota Provinsi Aceh ini terdapat kurang lebih 77 cagar budaya yang tidak dimiliki oleh negara lain seperti Masjid Raya Baiturrahman, Peucut Kherkof, dan Kapal PLTD Apung.

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman saat menjamu makan malam Tim Studi Penyusun Masterplan RTH dari Universiti Sains Malaysia beserta delagasi Dewan Rektor Indonesia dan Thailand yang tengah mengikuti konferensi internasional di Banda Aceh, Rabu (11/10/2017).

Menurutnya, fokus pembangunan Pemko Banda Aceh saat ini adalah di sektor pariwisata yang dapat memberi multiplier effect bagi sektor-sektor pembangunan lainnya. "Oleh karena itu, kami sangat senang dengan kehadiran anda semua ke kota kami, dan berharap saat kembali ke negara atau daerah masing-masing nantinya anda dapat menjadi duta wisata bagi Banda Aceh,” katanya pada acara yang digelar di Aula Balai Kota Banda Aceh tersebut.

"Membangun Banda Aceh melalui sektor pariwisata sangat memungkinkan mengingat kota kami yang telah berusia 812 tahun ini memiliki sekira 77 cagar budaya yang tidak dimiliki oleh negara lain di dunia. Ada Masjid Raya Baiturrahman, Peucut Kherkof, dan Kapal PLTD Apung serta banyak lagi cagar budaya yang menjadi destinasi favorit wisatawan di Banda Aceh," ungkapnya. 

Banda Aceh, sambung wali kota, juga kaya akan ragam kulinernya yang menggugah selera. “Selama berada di sini, silahkan datang ke restoran dan Warkop yang ada  di setiap sudut kota untuk menikmati Mie Aceh, Kopi Ulee Kareng, Kuah Beulangong dan beragam kuliner lainnya. Belum sah rasanya ke Banda Aceh jika belum menikmati kulinernya, di samping seni budaya Aceh yang tentunya juga sudah mendunia.”

Pada kesempatan itu, Aminullah menyebut pihaknya juga merasa terhormat karena Banda Aceh kembali dipilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan event internasional. “Semoga kami dapat berkontribusi terhadap pertemuan tersebut dan anggota panel mendapatkan hasil yang baik dari kunjungan di Banda Aceh.”

“Kami sangat berharap bapak ibu sekalian dapat menikmati suasana Kota Banda Aceh yang nyaman dan aman untuk dikunjungi. Dan tentunya dapat pula berkesempatan untuk meng-explore segala keunikan dan kekhasan kota kami. Semoga anda semua dapat membawa pengalaman dan pengetahuan yang berharga dan berkesan dari Banda Aceh,” harap Aminullah.

Selain jamuan makan malam, Tim Studi Penyusun Masterplan RTH dari Universiti Sains Malaysia beserta delagasi Dewan Rektor Indonesia dan Thailand juga dihibur dengan sejumlah penampilan seni tari khas Aceh. Turut hadir dalam acara ini Rektor Unsyiah Samsul Rizal, dan representatif Council of University President of Thailand (CUPT) Ninnat Olanvoravut‎ beserta rombongan. Hadir pula Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin, Sekda Bahagia, dan Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadillah beserta sejumlah anggota dewan lainnya. (Jun)

Berita Terbaru

Pemerintah Kota Banda Aceh - Jl. Tgk. Abu Lam U No.7, Banda Aceh 23242 | Telp (0651)22744

Copyright © 2018 Humas Setdakota Banda Aceh