berita utama
Nurmiaty: DWP Salah Satu Ujung Tombak Im...

12 Dec 2017 | Dikunjungi sebanyak 49 kali.

Banda Aceh - Dharma Wanita Persatuan (DWP) merupakan salah satu ujung tombak dalam mengimplementasikan program pemerintah. Seorang anggota Dharma Wanita harus memahami tugas yang diemban oleh s...

Nyatakan Siap Sebagai Tuan Rumah MTQ ke-...

12 Dec 2017 | Dikunjungi sebanyak 64 kali.

Banda Aceh – Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman SE Ak MM sangat serius memperjuangkan Banda Aceh sebagai tuan rumah MTQ ke 34 tahun 2019. Hal ini dibuktikan saat dirinya mendatangi lang...

Wali Kota Sebut Imum Mukim Emban Tanggun...

12 Dec 2017 | Dikunjungi sebanyak 50 kali.

Banda Aceh - Drs H Bachtiar Nitura MM resmi menjabat sebagai Imum Mukim Lueng Bata periode 2017-2022 menggantikan imum mukim periode sebelumnya Muchtar Hasan. Pengambilan sumpah jabatan dan pe...


Aminullah Terima Penghargaan Dari Ombudsman RI

Ditulis oleh: Afrizal | Dikunjungi sebanyak 196 kali.
05 Dec 2017

Jakarta – Ombudsman Republik Indonesia menyerahkan penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi kepada Pemko Banda Aceh terhadap Standar Pelayanan Publik sesuai Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Penghargaan ini diserahkan Ketua Ombudsman RI, Amzulian Rifai SH LLM PhD, kepada Walikota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM, Selasa (5/12/2-17) di Balai Kartini, Jakarta Selatan. Turut hadir dalam penyerahan penghargaan tersebut Ketua Ombudsman Aceh DR. Taqwadin.

Banda Aceh merupakan satu-satunya Pemerintah Kota di Aceh yang meraih penghargaan pelayanan publik ini.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Ombudsman RI dari Januari-Oktober 2017, Kota yang dipimpin Aminulllah-Zainal Arifin memperoleh predikat kepatuhan tinggi dengan nilai rata-rata 92,81 dan berada di zona hijau. 

Amzulian Rifai menyampaikan, penilaian dan pemberian penghargaan dilakukan untuk mendorong pemenuhan terhadap standar pelayanan publik dalam rangka mempercepat peningkatan kualitas pelayan publik oleh Pemerintah.

Maksud Ombudsman RI  menggelar survei merupakan salah satu  upaya preventif untuk dapat mencegah terjadinya maladministrasi pada unit layanan publik Pemerintah Pusat dan Daerah dalam upaya pemenuhan terhadap komponen standar pelayanan sebagaimana diatur dalam UU 25/2009. Kemudian juga untuk mengetahui efektifitas dan uji kualitas penyelenggara pelayan publik serta mengetahui persepsi kepuasan pengguna layanan.

Penilaian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Teknik pengambilan sampel pada penilaian kepatuhan menggunakan teknik cluster sampling yaitu teknik pemilihan sampel dari kelompok (clusters).

Kemudian penilaian juga dilakukan dengan metode observasi dengan cara mengamati penampakan fisik dari ketersediaan komponen standar pelayanan di unit pelayanan publik di instansi-instansi jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh.

Observasi ini dilakukan secara mendadak, yakni dilakukan tanpa memberitahukan kepada instansi/SKPK tentang waktu pelaksanaan observasi.

Usai menerima penghargaan, Aminullah menyampaikan terima kasih kepada semua pihak dan berharap prestasi ini menjadi pemicu seluruh aparatur kota dalam memberikan pelayan terbaik bagi warga Banda Aceh.

“Penghargaan ini milik kita semua, Saya pikir sudah saatnya kita sebagai aparatur benar-benar menjadi pelayan bagi warga kota yang selalu siap memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya. (mkk)

Pemerintah Kota Banda Aceh - Jl. Tgk. Abu Lam U No.7, Banda Aceh 23242 | Telp (0651)22744

Copyright © 2017 Humas Setdakota Banda Aceh